Presiden IDN Los Angeles Kagumi Potensi Budaya dan Wisata Bulukumba: Kunjungan yang Membuka Pintu Kolaborasi Internasional
NEWS UJUNG BULU– Kabupaten Bulukumba kembali menunjukkan pesonanya di kancah internasional melalui kunjungan Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN) Los Angeles, Butce Lie. Selama dua hari, Butce Lie menyelami kekayaan budaya, tradisi adat, dan potensi ekonomi Bulukumba, yang siap dipromosikan ke dunia.
Kedatangan Butce Lie disambut hangat oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar, di Rumah Jabatan Bupati. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Buyung Saputra serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ferryawan Z Fahmi, menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam menjalin kerja sama global.
Sambutan Penuh Makna: Passapu Kajang sebagai Simbol Kehormatan
Begitu tiba, Butce Lie langsung diperkenalkan dengan salah satu simbol adat Bulukumba yang mendalam—Passapu Kajang, sebuah ikat kepala khas masyarakat Kajang yang dipakaikan oleh Andi Buyung Saputra. Passapu bukan sekadar aksesoris, melainkan lambang penghormatan dan penyatuan dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Suasana akrab mengiringi pertemuan di ruang tamu Rujab Bupati, di mana Butce Lie diajak menyelami berbagai potensi unggulan Bulukumba, mulai dari sektor pertanian hingga warisan budaya yang telah diakui dunia.
Bulukumba: Negeri dengan Warisan Budaya yang Mendunia
Bupati Andi Utta dengan bangga memaparkan keunikan Bulukumba, terutama masyarakat adat Kajang, yang dikenal sebagai penjaga hutan terbaik di dunia.

Baca Juga: Andi Utta dan Andi Herfida Gaungkan Bulukumba Menuju Kabupaten Layak Anak 2045
Tak hanya itu, Bupati juga mengungkap ritual sakral seperti Andingingi (ritual tahunan memohon berkah) dan prosesi bakar linggis, yang menjadi bukti kekayaan spiritual masyarakat Kajang.
Di sisi lain, Bulukumba juga dikenal sebagai “Butta Panrita Lopi” (Negeri Pembuat Kapal Pinisi). “Banyak perahu Pinisi yang berlayar di berbagai belahan dunia dibuat oleh tangan-tangan terampil pengrajin Bulukumba,” tambah Andi Utta.
Potensi Pertanian Bulukumba yang Menjanjikan di Pasar Global
Tak hanya budaya, Butce Lie juga tertarik dengan potensi pertanian Bulukumba. Ia menyoroti peluang ekspor komoditas unggulan seperti alpukat, yang sedang naik daun di pasar Amerika Serikat.
“Di AS, terutama di kalangan masyarakat Meksiko, alpukat sangat diminati. Jika Bulukumba bisa memenuhi standar ekspor, peluang pasarnya sangat besar,” ujar Butce Lie.
Selain alpukat, komoditas seperti kakao, kelapa, dan rempah-rempah juga dibahas sebagai produk yang bisa menarik minat investor internasional.
Rencana Promosi Budaya Kajang ke Dunia melalui Konten Digital
Butce Lie mengaku terpesona dengan budaya Kajang dan berencana membuat konten khusus di YouTube untuk memperkenalkannya kepada dunia.
“Seumur hidup, baru kali ini saya mendengar tentang Suku Kajang. Saya sangat penasaran dan ingin mengunjungi langsung, mendengar mitos dan legenda mereka, lalu membagikannya kepada masyarakat global,” ungkapnya antusias.



